Oleh: Drs. Muslimin Kanafi, M. Pd. Guru SMP Negeri 7 Tarakan.
A. SMP NEGERI 7
SMP Negeri 7 Tarakan menggunakan program aplikasi data siswa berbasis TI, sehingga informasi yang terkait dengan siswa dapat diperoleh dengan mudah, cepat, dan akurat. Salah satu informasi tersebut adalah tentang kondisi sosial ekonomi yang berhubungan dengan latar belakang orangtua/wali, yaitu pekerjaan, pendidikan dan penghasilan orangtua/wali siswa. Berikut adalah gambaran tentang latarbelakang orangtua/wali.
a. Pekerjaan Orangtua/Wali
Aneka latar belakang pekerjaan orangtua/wali siswa SMP Negeri 7 Tarakan digambarkan dalam grafik ini:
Grafik 1: Pekerjaan Orangtua/Wali Siswa SMP Negeri 7 Tarakan
Sekolah yang berada strategis di pusat kota ini ternyata memiliki siswa dengan orangtua/wali yang didominasi latarbelakang profesi sebagai wiraswasta (27%) dan karyawan swasta (26%). Kemudian disusul jauh lebih kecil, yakni 15% sebagai buruh dan 11% PNS/TNI/POLRI. Profesi nelayan sebesar 5%. Hal ini mengingat wilayah pesisir pantai sebelah barat Tarakan tidak jauh dari lokasi sekolah dan mudah dijangkau dengan transportasi umum angkutan kota (angkot). Sedangkan profesi lain, seperti petani, peternak, pedagang kecil, dan pedagang besar berjumlah kurang dari 5%.
b. Pendidikan Orangtua/Wali
Pendidikan orangtua/wali siswa SMP Negeri 7 Tarakan ternyata tidak begitu bervariasi. Orangtua/wali siswa yang berlatarbelakang pendidikan SMA/sederajat mendominasi. Yang berlatar belakang SD/sederajat dan SMP/sederajat jauh dibawahnya, yaitu 21% dan 20%. Orangtua/wali siswa yang berhak menyandang gelar sarjana hanya 6%. Yang bergelar magister pun ada, meski tidak banyak (2%). Tapi, masih ada orangtua/wali yang putus sekolah (1%) dan juga tidak sekolah (1%). Untuk lebih jelasnya, hal ini dapat dilihat pada grafik di bawah.
Grafik 2: Pendidikan Orangtua/Wali Siswa SMP Negeri 7 Tarakan
c. Penghasilan Orangtua/Wali
Penghasilan orangtua/wali, dalam program aplikasi data siswa, dikategorikan dalam 3 kelompok, pertama yang berpenghasilan di bawah 1 juta rupiah, kedua diantara 1 hingga 2 juta rupiah, dan yang ketiga di atas 2 juta rupiah. Hasil pengolahan data menunjukkan, bahwa penghasilan orangtua/wali siswa SMP Negeri 7 Tarakan ternyata hampir berimbang pada semua kategori, namun masih menggambarkan penghasilan di antara 1 hingga 2 juta adalah yang paling banyak (39%). Yang berpenghasilan di bawah 1 juta, hanya selisih 5%, yaitu 34%. Yang lebih dari 2 juta ada 27%. Data ini menunjukkan bahwa tingkat ekonomi orangtua/wali siswa SMP Negeri 7 Tarakan bisa digolongkan sedang. Untuk lebih jelasnya, gambaran penghasilan orangtua/wali siswa sekolah ini dapat dilihat pada grafik di bawah.
Grafik 3: Penghasilan Orangtua/Wali Siswa SMP Negeri 7 Tarakan
B. SMP NEGERI 6
SMP Negeri 6 Tarakan memiliki siswa sebanyak 590 orang yang terdiri dari 285 orang laki-laki dan 305 wanita. Informasi yang diperoleh dari tenaga administasi sekolah yang mana data diproses dengan menggunakan program aplikasi seperti halnya yang dilakukan di SMP Negeri 7, maka diperoleh juga gambaran latar belakang pekerjaan, pendidikan, dan penghasilan orangtua/wali.
a. Pekerjaan Orangtua/Wali
Sesuai dengan letak geografisnya, yaitu tidak jauh dari pesisir pantai, maka mayoritas orangtua/wali siswa memiliki pekerjaan sebagai nelayan. Wilayah juata laut dikenal sebagai salah satu tempat olah hasil laut secara konvensional, yaitu ikan asin tipis yang merupakan produk khas kota Tarakan, selain itu juga krupuk ikan, udang kering, dan lain-lain. Dengan hasil laut yang berlimpah ini, maka banyak ditemukan warga yang berprofesi sebagai wiraswasta.
Keberadaannya yang jauh dari pusat kota, dimana lahan di wilayah sekitar SMP Negeri 6 masih kebanyakan wilayah yang masih hijau yang didiami oleh warga yang menjadikannya sebagai lahan perkebunan. Maka tak heran kalau masih banyak orangtua/wali siswa yang berprofesi sebagai petani.
Selain masyarakat, terdapat juga perusahan besar yang mengolah hasil laut dan hasil hutan yang menjadi produk ekspor, yaitu 2 (dua) perusahan udang (PT. Mustika Aurora dan PT. Bonanza) dan 2 (dua) perusahaan kayu, yaitu PT. Chip Deco (khusus bakau) dan PT. Inhutani. Adanya perusahaan ini, maka urutan keempat terbesar profesi orangtua/wali siswa sebagi karyawan swasta. Untuk selanjutnya dapat dilihat pada grafik berikut:
Grafik 4: Pekerjaan Orangtua/Wali Siswa SMP Negeri 6 Tarakan
b. Pendidikan Orangtua/Wali
Gambaran latar belakang pendidikan orangtua/wali siswa SMP Negeri 6 dapat dilihat pada grafik berikut ini.
Grafik 5: Pendidikan Orangtua/Wali Siswa SMP Negeri 6 Tarakan
Grafik 5 di atas menunjukkan, bahwa latar belakang pendidikan orangtua/wali siswa mayoritas adalah masih rendah, yaitu 33%. Kemudian disusul dengan latar belakang orangtua/siswa berpendidikan SMA/sederajat, yaitu sebesar 26%. Urutan terbesar ketiga selanjutnya adalah berpendidikan SMP/sederajat. Namun demikian, masih ada orangtua/wali yang putus sekolah bahkan tidak sekolah. Sedangkan yang berpendidikan D4/S1 masih terbilang masih sangat sedikit.
c. Penghasilan Orangtua/Wali
Berikut ini adalah grafik yang memberikan gambaran tentang penghasilan orangtua/wali siswa SMP Negeri 6 dengan 3 (tiga) kategori: kurang dari 1 juta rupiah, antara 1 hingga 2 juta rupiah, dan diatas 2 juta rupiah.
Grafik 6: Penghasilan Orangtua/Wali Siswa SMP Negeri 6 Tarakan
Ternyata siswa SMP Negeri 6 Tarakan kebanyakan memiliki orangtua/wali dengan penghasilan di bawah 1 (satu) juta rupiah, yaitu dengan persentase terbesar (62%), disusul dengan yang berpenghasilan antara 1 hingga 2 juta rupiah. Sedangkan untuk orangtua/wali yang berpenghasilan di atas 2 (dua) juta hanya 7% saja. Hal ini menunjukkan bahwa kebanyakan orangtua/wali siswa masih berpenghasilan rendah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar